Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

TUNTUT KEJELASAN KONTRAK, PEMAIN PERSELA MOGOK LATIHAN


Perombakan management secara besar-besaran yang terjadi pada tim Persela lamongan, membuat gejolak terus terjadi. Ujungnya, Gustavo Fabian Lopez dan kawan-kawan, rabu sorepun mogok berlatih. Selain menuntut tentang kejelasan kontrak, para pemain juga menuntut agar pelatih Miroslav Janu dicopot.

Sejak adanya perombakan management di kubu Persela lamongan, permasalahan terus saja bermunculan. Kondisi tersebut, membuat tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir, terus saja dipermalukan dalam setiap pertandingan.

Puncak dari kekisruhan tersebut, adalah mangkirnya Gustavo Fabian Lopez dan kawan-kawan dari dua sesi latihan yang rencananya akan dilakukan rabu pagi dan sore.

Belum jelasnya uang kontrak bagi pemain, meski sebagian besar dari mereka telah dua bulan berada di tim, membuat para pemain terus menanyakan tentang nasib mereka.

Selain masalah kontrak, kearogansian pelatih Persela Miroslav Janu selama mengarsitekii Laskar Joko Tingkir, juga menjadi penyebab para pemain untuk tidak mengikuti sesi latihan.

Yuhronur Effendi, asisten manager II Persela lamongan, usai melakukan pertemuan dengan para pemain, bertempat di geshouse pemkab lamongan, rabu sore,  menegaskan, keluhan utama para pemain bukanlah masalah kontrak, melainkan tidak adanya kecocokan antara pemain dengan pelatih.

Sementara itu, Gustavo Fabian Lopez, pemain bintang Persela lamongan, mengakui jika antara pelatih Miroslav Janu dan para pemain tidak ada kecocokan. Para pemain menuntut, agar pihak management segera mencopotnya dari kursi pelatih jika ingin para pemain kembali mengikuti sesi latihan.
Read more »

Selasa, 18 Oktober 2011

NGON A DJAM LOLOS SELEKSI PEMAIN PERSELA


Setelah beberapa hari mengikuti seleksi di tim persela lamongan, Claude Parfait Ngon a Djam, akhirnya mampu memikat hati Miroslav Janu. Usai melakukan seleksi akhir, rabu siang, pelatih persela akhirnya meloloskan pemain asal kameron tersebut.
Dua minggu mengikuti seleksi di tim persela lamongan, Claude Parfait Ngon a Djam, pemain asal kameerun yang lahir tiga puluh satu tahun lalu ini, akhirnya berhasil memikat hati Miroslav Janu, pelatih persela lamongan.
Hari terakhir seleksi pemain yang dilakukan rabu siang, di stadion surajaya lamongan ini, miroslav janu telah mencatat sejumlah pemain yang bakal membela laskar joko tingkir di perhelatan persepak bolaan tanah air.
Meski Claude Parfait Ngon a Djam. Pemain yang pernah membela Sriwijaya FC, juga Persebaya surabaya ini, pernah mengalami cidera dan sempat diisukan mengalami penurunan kemampuan. Namun, setelah kerja keras, iapun dapat pulih dan siap membela persela lamongan.
Selain nama Claude Parfait Ngon a Djam, persela lamongan juga meloloskan tiga pendatang baru yang datang bersamanya di persela, yakni Diva Tarkas, Usep Munandar dan Faturrachman.
Miroslav Janu, pelatih persela lamongan, menegaskan, seleksi yang dilakukan ini merupakan hari terakhir. Seluruh pemain yang ia pilih telah dicatat dan akan segera diserahkan kepada pihak management.
Dari tiga puluh lima pemain yang mengikuti seleksi pada hari terakhir ini, hanya dua puluh lima pemain yang nantinya akan direkrut dan segera melakukan kontrak dengan pihak management.

Read more »

Rabu, 12 Oktober 2011

PERTANDINGAN PERDANA, PERSELA LAWAN PERSEBAYA SURABAYA


Jelang pertandingan perdana lawan Persebaya 27 november mendatang, Persela lamongan terus melakukan persiapan. Dan dua pemain asingpun resmi direkrut untuk memperkuat tim yang berjuluk laskar joko tingkir tersebut.
Menghadapi pertandingan perdana, Persela lamongan harus menghadapi tim perseteruannya, Persebaya surabaya, 27 november mendatang.
Berbagai persiapanpun dilakukan pelatih Persela Miroslav Janu, di antaranya merekrut duia pemain asing.  Mereka adalah Gustavo Fabiaan Lopes dari argentina dan mantan pemain arema indonesia Roman Golian berkewarganegaraan slovakia.
Roman Golian yang datang mengikuti seleksi bersama enam pemain asing lainnya, yakni  Marcio Saoza, Luis Pena, Vagner Luis De Oliveira Marins,  Rolan Sletcho serta Steven Keltjes,berhasil memikat hati Janu.
Dengan postur yang dianggap ideal yakni bertinggi badan 187 centi meter serta  mempunyai materi bermain apik, mantan bek Arema Indonesia ini dianggap layak mengantikan  Fabiano Beltrame yang hijrah ke Persija jakarta .
Sementara Gustavo Fabian Lopez memang kembali diperpanjang kontraknya oleh manajemen karena dianggap banyak memberikan kontribusi ke tim kebanggaan warga lamongan itu. Selain dua pemain asing, Miroslav Janu juga memperkuat  posisi straiker pada Rudi Widodo, mantan pemain Sriwijaya FC musim lalu yang menggantikan posisi Riduane Barkoui.
Miroslav Janu, pelatih Persela lamongan, mengakui, jika dalam persiapan pertandingan perdana nanti, ia akan terus menggenjot fisik maupun mental anak asuhnya untuk mampu bermain maksimal.
Selain itu, Miroslav Janu, juga masih melakukan seleksi terhadap Usep Munandar mantan pemain belakang Persisam Samarinda serta gelandang muda PSM Makassar Diva Tarkas.
Read more »

Kamis, 06 Oktober 2011

MIROSLAV JANU RESMI ARSITEKI PERSELA


Persela Lamongan kembali membuat kejutan. setelah belum genap sebulan merekrut Edward Tjong sebagai pelatih Laskar Joko Tingkir, manajemen Persela kembali memperkenalkan pelatih anyarnya . Yakni Miroslav Janu, mantan pelatih Arema Indonesia di ruang Sasana Nayaka Pemda Lamongan kamis sore.

Keseriusan manajemen Persela Lamongan untuk meningkatkan kualitas tim nampaknya tak main-main. Kamis sore, manajemen Laskar Joko Tingkir resmi memperkenalkan Miroslav jJanu, mantan pelatih Arema Indonesia untuk menggantikan Edward Tjong sebagai pelatih Persela.

Direkrutnya pelatih berwarga negaraan Republik Ceska ini selain untuk mendongkrak prestasi tim, juga agar Persela Lamongan layak jual di mata calon sponsor. Tentu saja, keputusan manajemen ini diluar dugaan. Pasalnya belum genap satu bulan manajemen telah mempercayakan Edward Tjong segabai pelatih.

Kedatangan Miroslav Janu ke markas Persela tidak datang sendirian, dia juga membawa gerbong asisten pelatihnya dulu, yakni Tony Ho, Herman Kardiaman dan Assegaf.

Miroslav Janu mengatakan, untuk sementara ini ia tak ingin muluk muluk menentukan target kedepan. Yang pasti ia optimis akan membawa Persela Lamongan lebih bagus dibanding dengan Arema Indonesia yang pernah di asuhnya.

Dengan komposisi pemain Persela saat ini, Miroslav Janu mengaku perlu ada pembenahan di sektor belakang, gelandang serta straiker.
Read more »

Senin, 12 September 2011

MANTAN ASISTEN PELATIH TIMNAS LAMAR PELATIH PERSELA

Setelah lolos verifikasi klub provesional level I,  menejemen Persela lamongan  mulai membidik pelatih  untuk menahkodai laskar joko tingkir musim depan. Kini  Persela mulai serius mempertimbangkan mantan asisten timnas indonesia era alfred riedl,  wolfgang pikal yang sebelumnya telah melamar sebagai pelatih Persela.

Persela lamongan mulai bergerak cepat membentuk tim untuk kompetisi musim depan,  pasca lolos verifikasi PSSI sebagai klub profesional level I.

Beberapa waktu terakhir,  manajemen Persela lamongan sudah banyak menerima tawaran pelatih asing,  dari beragam latar belakang. Namun hanya satu calon pelatih yang menjadi pertimbangan serius Persela, dalam menyeleksi juru taktik laskar joko tingkir musim depan.
Yakni Wolfgang Pikal, mantan asisten pelatih timnas indonesia era Alferd Riedl  yang sebelumnya telah melamar sebagai pelatih kepala Persela.

Wolfgang Pikal saat ini menjadi kandidat terkuat, setelah sebelumnya Persela kebanjiran sejumlah lamaran pelatih lokal. Di antaranya mantan pelatih persiwa wamena Suharno,  mantan pelatih persiba balikpapan Junaidi,  dan mantan pelatih Persela musim 2009-2010 Joko Susilo.

Asisten manager Persela Yuhronur Effendi, mengatakan, terkait pelatih asing, Persela menghadapi kendala serius yakni dari sisi finansial. Namun manejemen telah serius mempertimbangkan Wolfgang Pikal sebagai pelatih Persela musim depan.

Sebelumnya Wolfgang Pikal,  pelatih kelahiran Austria I september 1967 ini  mengirimkan lamaran lengkap dengan dafrat diri yang berisi seritifikat pelatih,  member asosiasi,  pengalaman melatih, dan cacatan prestasi yang pernah di raih.

Sementara itu,  sebelum adanya pelatih baru,  manajemen Persela lamongan tak akan masuk ke ranah transfer pemain,  meski waktu persiapan jelang kompetisi 8 oktober mendatang sangatlah mepet.
Read more »

Jumat, 05 Agustus 2011

PERSELA NILAI LPI BELUM LAYAK GABUNG ISL

Wacana peleburan kompetisi liga super indonesia (ISL) dengan Liga Primer Indonesia (LPI) menimbulkan berbagai tanggapan dari kalangan tim sepak bola tanah air. Persela lamongan sendiri, menilai LPI belum pantas bergabung dengan ISL lantaran tak sesuai dengan aturan main  PSSI.

Adanya wacana penggabungan ISL dan LPI, yang dimunculkan oleh shaleh mukadar, komisaris persebaya 1927 beberapa wakyu lalu, memunculkan berbagai komentar. Selain ada yang mendukung gagasan tersebut, ada juga yang menolaknya.

Persela lamongan sendiri, menilai jika beberapa tim yang bertanding di liga primer indonesia, belum memenuhi persyaratan ataupun ketentuan yang telah dikeluarkan oleh PSSI, induk olah raga sepak bola tertinggi di indonesia.

Hal itu, diungkapkan oleh Muhammad Fariq, Sekretaris Persela Lamongan. Menurut Fariq, tim yang bermain di ISL, haruslah tim yang bermain mulai dari divisi tiga, hingga terus naik sesuai dengan prestasi yang dimiliki tim.

Dimasukkannya tim LPI sejajar dengan ISL, bukanlah solusi yang adil. Mengingat, bagaimana susah payahnya persela mulai merangkak dari divisi tiga hingga mampu bermain di kasta tertinggi kompetisi yakni ISL.

Untuk itu, Persela Lamongan, dengan tegas menolak dan tidak mendukung adanya wacana penggabungan tersebut. Pihak management, akan tetap berpegang pada aturan main yang ada dan segala ketentuan PSSI.

Selain masalah aturan main, tim Laskar Joko Tingkir, juga mempermasalahkan mengenahi pendanaan tim. Jika jumlah tim semakin banyak, maka, secara otomatis, biaya yang akan dikeluarkan juga akan semakin besar.

Terlebih lagi, persela juga tengah was-was jika sampai peserta kompetisi membengkak dan menambah biaya pengeluaran klub. Sedangkan laskar joko tingkir sendiri bakal menghadapi musim tanpa anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk kali pertama dalam sejarah.
Read more »