Jumat, 19 Agustus 2011

PERBAIKAN JALUR PANTURA TERLANTAR AKIBAT PEMBEBASAN LAHAN


Perbaikan jalur pantura lamongan, kini terlantar akibat permasalahan pembebasan tanah. Kini, terdapat 200 M kubangan dengan kedalaman mencapai 25 Cm dan membahayakan pengguna jalan.

Kubangan ini, terdapat di kilo meter sepuluh dari arah kota lamongan, tepatnya di desa Surabayan, kecamatan Sukodadi, Lamogan.

Pemudik yang melalui jalur ini, harus ekstra hati-hati. Dengan adanya kondisi jalan yang membahayakan ini. Di jalur yang menghubungkan antara Lamongan-Tuban ini terdapat kubangan sepanjang dua ratus meter dan kedalamnya mencapai dua puluh lima centimeter.

Kondisi ini, akibat belum terbebasnya lahan yang masih merupakan milik warga saat pengerjaan pelebaran jalan. Akibatnya, terjadi penyempita jalur yng seharusnya dilewati dua lajur dari arah barat, kini hanya mampu digunakan satu lajur saja.

Akp Paulus Sujatmiko, Kasat Lantas Polres Lamongan, menegaskan, akan mendesak kontraktor agar melakukan penggurukan kubangan ini, hingga kondisinya rata dengan badan jalan, sehingga mampu digunakan untuk mudik lebaran nanti.

Selain kubangan ini, ada sejumlah titik di jalur pantura lamongan yang rawan kemacetan saat mudik mendatang. Di antaranya di pasar tumpah sukodadi dan pasar tumpah babat.

0 komentar:

Posting Komentar